1. Festival Musim Semi (Tahun Baru Imlek)
Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terbesar di Tiongkok. Festival ini menandai awal tahun baru berdasarkan kalender lunar dan biasanya dirayakan selama 15 hari.
Keunikan utama festival ini adalah tradisi makan malam keluarga besar yang dikenal sebagai reunion dinner. Selain itu, masyarakat menghias rumah dengan warna merah yang melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Pertunjukan barongsai juga menjadi daya tarik utama karena dipercaya dapat mengusir roh jahat. Tradisi memberikan angpao kepada anak-anak dan orang yang belum menikah menjadi simbol doa dan harapan akan rezeki.
2. Festival Lampion (Yuan Xiao Jie)
Festival Lampion dirayakan pada hari ke-15 setelah Imlek dan menjadi penutup rangkaian perayaan Tahun Baru. Pada malam hari, kota-kota dihiasi dengan lampion warna-warni yang indah.
Salah satu keunikan festival ini adalah tradisi memecahkan teka-teki yang ditulis pada lampion. Aktivitas ini tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih kecerdasan. Makanan khas festival ini adalah tangyuan, yaitu bola ketan manis yang melambangkan kebersamaan dan keharmonisan keluarga.
3. Festival Qingming (Hari Bersih-Bersih Makam)
Festival Qingming memiliki nuansa yang lebih tenang dan reflektif dibandingkan festival lainnya. Festival ini merupakan waktu bagi masyarakat
untuk menghormati leluhur dengan mengunjungi dan membersihkan makam keluarga.
Tradisi lain yang dilakukan adalah membakar kertas persembahan sebagai simbol penghormatan kepada arwah leluhur. Selain itu, masyarakat juga sering melakukan aktivitas luar ruangan seperti berjalan-jalan atau menerbangkan layang-layang sebagai bentuk menikmati musim semi.