Banyak orang sering bingung antara istilah "Bahasa China...
Friday, 23 Jan 2026
Perbedaan Bahasa Lisan dan Tulisan dalam Bahasa Mandarin yang Wajib Kamu Ketahui
Bahasa Mandarin dikenal sebagai salah satu bahasa yang kompleks dan kaya nuansa. Salah satu aspek penting yang harus dipahami oleh pelajar maupun profesional yang mempelajari bahasa ini adalah perbedaan antara bahasa lisan (?? kouyu) dan bahasa tulisan (??? shumiànyu). Keduanya memiliki peran, struktur, dan gaya yang berbeda tergantung konteks penggunaannya.
Jika kamu ingin lebih fasih berbahasa Mandarin, maka memahami perbedaan ini adalah langkah dasar yang tidak bisa dilewatkan. Artikel ini akan mengulas perbedaan utama bahasa lisan dan tulisan Mandarin beserta contoh praktis dan tips penggunaannya.
Apa Itu Bahasa Lisan Mandarin ?
Bahasa lisan Mandarin digunakan dalam percakapan sehari-hari. Umumnya terdengar di pasar, sekolah, perkantoran, hingga media sosial. Bahasa ini bersifat spontan, ekspresif, dan sering kali tidak mengikuti aturan gramatikal secara ketat.
Karakteristik bahasa lisan:
- Menggunakan kalimat pendek
- Sering melibatkan partikel ekspresif seperti (ba), (ne), (a)
- Tidak terlalu memperhatikan struktur formal
- Lebih santai dan bersifat langsung
Contoh:
(Ni chi le ma?)
Artinya: Sudah makan?
Frasa ini umum digunakan untuk menyapa secara informal di Tiongkok, bukan sekadar menanyakan makanan.
Perbedaan Utama Bahasa Lisan dan Tulisan Mandarin
1. Kosakata
- Lisan: Banyak menggunakan kata sehari-hari yang sederhana. Contoh: (yòng - pakai), (yào - mau)
- Tulisan: Menggunakan kata yang lebih kompleks. Contoh: (shiyòng - menggunakan), (xuyào - membutuhkan)
2. Struktur Kalimat
- Lisan: Kalimat sering terpotong atau tidak lengkap karena pendengar sudah memahami konteks.
- Tulisan: Struktur kalimat harus jelas dan lengkap. Subjek, predikat, dan objek ditulis secara eksplisit.
3. Gaya dan Nada
- Lisan: Lebih santai, fleksibel, dan ekspresif.
- Tulisan: Lebih formal, profesional, dan sistematis.
4. Penggunaan Partikel
- Lisan: Banyak partikel untuk menunjukkan nuansa emosi atau sopan santun.
- Tulisan: Hampir tidak menggunakan partikel tersebut.
Contoh Perbandingan Kalimat Lisan dan Tulisan Mandarin
Untuk memahami lebih dalam perbedaan gaya bahasa lisan dan tulisan, berikut beberapa contoh penggunaan dalam konteks yang berbeda:
Untuk bertanya:
Dalam bahasa lisan, orang akan berkata (Ni qù nar?) yang artinya “Kamu ke mana?”. Sementara dalam bahasa tulisan formal, kalimat tersebut berubah menjadi (Nín dasuàn qiánwang nage dìfang?) yang berarti “Anda berencana ke mana?”.
Untuk menyatakan setuju:
Secara lisan, cukup mengatakan (Hao de) atau “Oke”. Namun dalam tulisan, bentuknya menjadi lebih lengkap dan formal seperti (Wo yi quèrèn bìng huì zhíxíng xiangguan anpái) yang berarti “Saya sudah konfirmasi dan akan melaksanakan pengaturan terkait”.
Untuk memberi saran:
Dalam obrolan santai, orang bisa berkata (Bié qù le ba) atau “Jangan pergi deh”. Sedangkan versi tulisan akan menggunakan kalimat lebih sopan seperti (Jiànyì nín kaolu qíta xuanxiàng) yang berarti “Sebaiknya Anda mempertimbangkan pilihan lain”.
Untuk menanyakan kabar:
Bahasa lisan cukup dengan (Zenme yàng?) atau “Gimana?”, sementara bahasa tulisan menggunakan (Jìnkuàng rúhé?) yang berarti “Bagaimana kabar terkini Anda?”.
Tips Menguasai Keduanya
1. Latihan Mendengar dan Berbicara
Gunakan podcast Mandarin, film, atau video YouTube untuk membiasakan telinga dengan kosakata lisan. Ulangi kalimat yang sering muncul untuk melatih pengucapan.
2. Latihan Menulis Formal
Buat ringkasan artikel atau menulis jurnal harian dalam format formal. Gunakan kosakata baku dan struktur kalimat lengkap.
3. Gunakan Aplikasi Khusus
Beberapa aplikasi seperti Du Chinese, Pleco, dan HelloChinese menyediakan pilihan antara konten lisan dan tulisan. Kamu bisa belajar keduanya secara bersamaan.
4. Latihan dengan Tutor
Tutor native speaker dapat membantu membedakan penggunaan frasa lisan dan tulisan secara lebih nyata dalam konteks percakapan.




